Niat Hati Menjajal Semua Makanan Kekinian, Wanita 19 Tahun Ini Malah Kehilangan Penglihatan

Ilustrasi makanan |eatboook.com

CuciMata – Seiring berjalannya waktu, tren makanan dan minuman pasti akan berganti dan semakin beragam.

Kita pasti tidak mau ketinggalan dengan tren makan dan minuman yang sedang ramai digandrungi banyak orang.

Tapi beberapa jenis kuliner yang tiba-tiba viral ternyata bisa menyimpan potensi bahaya karena dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Pengalaman tidak menyenangkan ini dialami oleh seorang wanita asal Kampung Gelugor Raja, Kuala Terengganu, Malaysia.

Wanita itu bernama Sidah Omar Baki (27 tahun) yang mencoba hampir semua makanan yang sedang viral di media sosial, terutama makanan manis dan berkarbohidrat tinggi.

Sidah beranggapan jika dirinya  yang saat itu masih berusia 19 tahun  tidak akan punya resiko penyakit jika memakan semua makanan dan minuman yang diinginkannya.

Namun semua anggapan Sidah itu salah.

Dirinya sekarang justru menderita diabetes dan tekanan darah tinggi  di usianya yang masih belia tersebut.

Bahkan penyakit yang dideritanya itu membuat dirinya kehilangan penglihatan.

“Saya pikir saya masih muda, jadi saya tidak berpikir akan sakit. Tetapi saya menderita diabetes dan tekanan darah tinggi pada usia 19 tahun yang membuat penglihatan saya buruk,” ucap Sidah.

Lantaran penglihatannya yang semakin memburuk, Sidah sampai-sampai tidak bisa mengendarai sepeda motor untuk berangkat kerja sebagai tukang jahit.

Bahkan parahnya lago Sidah harus meninggalkan pekerjaan yang dicintainya itu.

Sidah harus menjalani serangkaian perawatan.

Kehidupan Sidah sepenuhnya bergantung kepada ibunya, Zaipah Mohd Adam (48 tahun), dan adik bungsungnya yang bekerja sebagai pembantu toko di pasar raya setempat.

Sidah mengaku menyesal karena dulunya tidak menjaga kesehatan dan hanya mencoba makanan yang sedang viral.

Padahal sebagian besar makanan yang disantapnya tidak memiliki nilai gizi, hanya tinggi gula dan karbohidrat.

Sebelum menjalani perawatan yang sekarang, diketahui jika Sidah sudah pernah melakukan upaya penyembuhan selama setahun, namun harus berhenti karena Sidah yang sibuk bekerja.

Dokter yang memeriksa Sidah pun mengkonfirmasi jika penglihatan buruk yang dialami Sidah karena penyakit diabetes yang diderita.

Sidah, wanita yang nyaris buta karena makanan | Harian Metro

Bahkan Sidah sekarang hanya diperbolehkan makan dan minum yang sehat dan mengurangi karbohidrat, lemak, serta asupan gula.

Di sisi lain ibunya, Zaipah, juga memiliki riwayat penyakit asma dan serangan jantung.

Dari dulu setelah kematian ayahnya pada tahun 2012, Sidah dan adik perempuannya bergantin mengurus sang ibu dari penyakitnya.

Namun sekarang keadaan sudah berubah, Sidah yang berbalik bergantung kepada mereka seperti penurutannya berikut.

“kehidupan saya berubah 100 persen, jika dulu saya yang menguruskan keluarga termasuk membawa ibu menjalani pemeriksaan jantung di HSNZ (nama rumah sakit, red), namun kini terpaksa meminta bantuan bibi saya jika ada keadaan darurat. Bahkan kami bukan keluarga yang bahagia. Kematian ayah saya pada 2012 karena sakit, saya dan saudara perempuan saya bekerja untuk mendukung keluarga kami, tetapi sekarang hanya adik perempuan yang bekerja untuk mendukung kami,” tutur Sidah.

Atas kekurangan ekonomi yang mereka alami, keluarga Sidah pun akhirnya mendapat subsidi RM 200 atau setara Rp 676.

Namun diakui oleh Zaipah jika bantuan yang diterimanya dari Departemen Kesehatan Sosial (JKM) tersebut belum cukup untuk mendukung kebutuhan keluarganya.

Apalagi Zaipah berharap adanya bantuan dari relawan untuk bisa mendukung kesembuhan penglihatan putri sulungnya tersebut.

Zaipah hanya menginginkan Sidah untuk bisa melihat normal lagi demi masa depannya.


Sumber: Viralnesia.com

Topic:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

Just For You