Gara-gara Terlalu Bagus, Tulisan Resep Dokter Ini Malah Dibilang palsu

Tulisan resep doter | Twitter

CuciMata – Sebuah unggahan foto di Facebook kembali menjadi perbincangan publik.

Foto ini pertama kali diunggah oleh pria berkewarganegaraan Filiphina bernama Mark Tirao pada 23 Oktober 2019 yang menampilkan sebuah resep dari tulisan  rapi seorang dokter.

Fakta ini berkebalikan dengan kebiasaan seorang dokter yang memiliki tulisan tidak rapi, bahkan sulit untuk dipahami oleh orang awam.

Seorang warganet menanggapi postingan resep dokter bertulisan rapi tersebut.

Bisa jadi jika tulisannya begitu, pihak apotek akan menolak resep karena dituduh resep buatan atau palsu.

Namun belum diketahui dengan pasti apakah resep dokter yang fotonya viral di media sosial tersebut asli ataukah palsu.

Berbicara soal tulisan dokter yang sudah mainstream terkenal susah dibaca, kira-kira alasannya apa ya?

Dikutip dari media online sebagaimana mengutip dari the healthy menginformasikan bahwa ‘tulisan dokter yang sulit dibaca disebabkan karena mereka mempunyai waktu yang sedikit untuk menulis.

Sejatinya mereka harus menangani banyak pasien setiap hari dan berpacu dengan waktu.

Meskipun tulisan dokter tidak dapat dibaca oleh orang awam dan terlihat ‘buruk, tapi dokter tetap memeperhatikan detail yang bisa disalahartikan oleh apoteker nantinya.

Maka dari itu tulisan yang buruk tersebut semacam kode rahasia dari dokter ke apoteker supaya tidak disalahgunakan oleh orang lain.

Namun dikatakannya bahwa pendapat ini lemah, mengingat saat ini makin banyak resep obat yang tidak lagi ditulis tangan melainkan tercetak rapi oleh komputer.

Sementara media lain pernah membahas mengenai alasan mengapa tulisan dokter itu buruk atau sulit dibaca.

Berikut adalah beberapa paparan alasan dibalik fakta tulisan dokter yang dinilai buruk.

Dari seorang dokter umum dari Mercy Medical Center, bernama dokter Ruth Brocato.Brocato menceritakan soal pengalamannya pernah memenangkan penghargaan tulisan tangan SD.

Brocato dulunya dinilai bagus dalam menulis dengan tangan, namun kini setelah dirinya menjadi seorang dokter, tulisannya yang dulunya bagus malah berubah menjadi sama sekali tidak bisa dibaca.

“Saya tahu orang lain kesulitan mengartikan catatan saya,” kata Dr Brocato, dikutip Himedik dari Reader’s Digest.

Meski orang-orang tidak bisa memahami tulisannya, namun diakuinya jika Brocato mampu membaca tulisannya sendiri.

Sementara ada pendapat lain yang mengatakan jika tulisan tangan kebanyakan dokter makin buruk dikarenakan otot-otot kecil di tangannya sudah lelah setelah harus bekerja sepanjang hari.

Faktanya dalam sehari dokter bisa menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk satu pasien.

Bisa dibayangkan jika pasien yang harus ditanganinya banyak, maka waktu untuk beristirahat juga berkurang.

Hal ini memungkinkan seorang dokter bisa bekerja dengan lamban untuk memberi kesempatan tangannya beristirahat.

Meskipun pada kenyataannya sebagian besar dokter selalu bergegas untuk melayani pasien berikutnya dengan semaksimal mungkin.

Dalam paparannya, dokter Brocato memberikan contoh kasus,  Jika dirinya sebagai dokter hanya memiliki waktu terbatas untuk membahas resep dengan pasien, pasti dokter lebih mementingkan mencatat informasi yang didapat daripada membuat tulisannya indah.

Nah, itulah sebab mengapa tulisan tangan dokter jelek mirip ceker ayam atau mirip benang ruwet. Sudah tahu alasannya kan sekarang?


Sumber: Viralnesia.com

Topic:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

Just For You