40 Kata-kata gombal bahasa Jawa dan artinya, romantis & lucu

CuciMata.net – Kata-kata gombal biasa dimaknai sebagai upaya untuk menarik perhatian. Biasanya kata-kata gombal ini memang bermakna rayuan atau pujian yang ditujukan untuk seseorang yang spesial. Ada kalanya kata-kata gombal terdengar manis dan romantis. Tapi ada juga kata-kata gombal yang justru terdengar lucu dan mengundang tawa.

Penyampaian kata-kata gombal ini bisa dengan berbagai cara. Pemilihan waktu yang tepat juga menentukan apakah gombalanmu itu memang untuk mengeekspresikan perasaan atau hanya gurauan semata. Tidak harus bergaya puitis, kata-kata gombal juga bisa diucapkan dengan gaya bicara sehari-hari, seperti menggunakan bahasa daerah. Salah satunya kata-kata gombal dengan bahasa Jawa.

Bahasa daerah yang satu ini memang punya banyak kosakata yang memiliki arti beragam. Kadang untuk mengartikan satu kata dalam Bahasa Jawa, memerlukan penjelasan panjang di bahasa Indonesia. Namun keunikan itulah yang membuat bahasa Jawa cocok untuk kata-kata gombalan.

Tidak percaya? Simak saja 40 kata-kata gombal bahasa Jawa beserta artinya yang telah brilio.net kumpulkan dari berbagai sumber pada Kamis(8/11).

Kata-kata gombal bahasa Jawa romantis

40 Kata-kata gombal bahasa Jawa dan artinya, romantis & lucu © 2019 brilio.net

foto:Instagram/@cakreceh

Untuk ‘melancarkan’ gombalan maut, jangan lupa cari kata-kata manis yang mewakili perasaanmu. Kata-kata gombalan romantis berikut mungkin akan membantumu.

1. “Kowe gelem ngajari aku ora? Ngajari ben pantes nggo kowe.”

(Kamu mau ngajarin aku tidak? Ngajarin supaya pantas buat kamu)

2. “Aku ora butuh maps utawa GPS nek karo kowe, aku wis yakin kudu neng endi”

(Aku tidak butuh maps atau GPS jika bersamamu, aku sudah yakin harus kemana)

3. “Cintaku nang awakmu iku koyok kamera, fokus nang awakmu tok liyane ngeblur.”

(Cintaku padamu seperti kamera, fokus pada dirimu, yang lain ngeblur)

4. “Neng Prancis tuku buku ngge sinau, kowe sing manis gawe aku ra iso turu.”

(Ke Prancis membeli buku untuk belajar, kamu yang manis bikin aku tidak bisa tidur.)

4. “Nek buku jendela ilmu, sliramu jendela atiku.”

(Kalau buku itu jendela ilmu, kamu jendela hatiku)

5. “Yen ono tanwin ketemu ba’ kuwi diarani iqlab, yen sliramu ketemu aku insyallah biso ijab.”

(Jika ada tanwin bertemu ba’ itu namanya iqlab, jika kamu bertemu aku insyaalah bisa ijab)

6. “Yen kepedesen tambah kecap, mie jepang iku arane soba, masio jenengmu ora terucap, tapi tersirat neng jero doa.”

(Kalau kepedasan tambambahkan kecap, mie jepang namanya soba. Meskipun namamu tak terucap, tapi tersirat didalam doa)

7. “Udan deres gak uwes-uwes, aku gemes karo wong manes.”

(Hujan deras tidak berhenti, aku gemas sama orang manis)

8. “Mangan getuk marai lemu, senajan ngantuk tak enteni balesanmu.”

(Makan getuk bikin gemuk, meskipun ngantuk tetap menunggu balasanmu)

9. “Sek penting kowe bahagia, tapi mung karo aku. Ora karo wong liya.”

( Yang penting kamu bahagia, tapi cuma sama aku. Bukan sama orang lain)

10. “Golek banyu kekan Jerman, ora kudu ayu sing penting nyaman.”

(Mencari air sampai Jerman, tidak harus cantik yang penting nyaman)

11. “Bengi peteng, awane padang. Ora kudu ganteng, sing penting sayang.”

(Malam gelap, siangnya cerah. Tidak harus ganteng, yang penting sayang)

12. “Delok kijing karo ngguyu. Suging enjing bocah ayu.”

(Lihat kijing sambil tertawa. Selamat pagi cantik)

13. “Bakso marem, baksone lemu-lemu. Atiku tentrem lek karo dirimu”

(Bakso yang paling memuaskan, bakso yang gendut-gendut. Hatiku tentram jika bersama dirimu)

14. “Bio mu kosong, oleh ora tak isi karo jenengku?”

(Bio mu kosong, boleh tidak diisi dengan namaku?)

15. “Godong bayem, digawe jamu. Atiku ayem, nyanding sliramu”

(Daun bayam dibikin jamu. Hatiku tentram bersanding denganmu)

Kata-kata gombal bahasa Jawa lucu

40 Kata-kata gombal bahasa Jawa dan artinya, romantis & lucu © 2019 brilio.net

foto : freepik.com

Jika kamu dan pasanganmu adalah tipe yang humoris. Ada baiknya menggunakan kata-kata gombalan yang lucu. Kata-kata gombal yang lucu ini juga bisa kamu praktikkan saat doi lagi ngambek. Siapa tahu, selain mencairkan suasana, juga bisa membuatnya tertawa.

16. “Wis rasah mecucu, engko tak tukokke iphone 7 sing gambare dakocan.”

(Sudah jangan cemberut, nanti aku beliin iphone 7 yang gambarnya dakocan)

17. “Witing tresno jalaran seko sering dijak dolan rono-rono.”

(Cinta tumbuh dari sering diajak jalan ke sana kemari)

18. “Aku tanpamu bagaikan sego kucing ilang karete. Ambyar.”

(Aku tanpamu bagai nasi kucing hilang karetnya, hancur)

19. “Tuku jamu karo nyawang wong ayu. Senajan kowe lemu, tetep muat ning atiku.”

(Beli jamu sambil melihat orang cantik. Meskipun kamu gendut, tetap muat dihatiku)

20. “Tresno iku kadang koyo criping telo. Iso ajur nek ora ngati-ati le nggowo.”

(Cinta terkadang seperti keripik singkong, bisa hancur jika tidak hati-hati dibawa)

21. “Wit gedang cacahe telu, cintaku terhalangan brengose bapakmu”

(Pohon pisang jumlahnya tiga, cintaku terhalang brengos bapak kamu)

22. “Mergo nyawang fotomu, dadi nyungsep neng lendutan.”

(Gara-gara melihat fotomu, jadi nyunsep di lumpur)

23. “Tuku lilin, entuk bonus fanta. Meskipun kowe nyebelin, nanging aku tetap cinta.”

(Beli lilin, dapat bonus fanta. Msekipun kamu nyebelin, aku tetap cinta)

24. “Kaosku suwek kecantol lawang. Gayane cuek, asline sayang.”

(Kaosku robek tergores pintu. Bergaya cuek, aslinya sayang)

25. “Tuku semen nang Arab. Sing dodol mbah Surip. Nek ra iso dadi konco akrab. Yo rapopo nek dadi konco urip.”

(Beli semen di Arab, yang jual mbah Surip. Kalau gak bisa jaditeman akrab. Tidak apa-apa kalau jadi teman hidup)

Kata-kata gombal bahasa Jawa bermakna

40 Kata-kata gombal bahasa Jawa dan artinya, romantis & lucu © 2019 brilio.net

foto:freepik.com

Mayoritas orang menganggap bahwa kata-kata gombalan itu seperti lelucon saja. Padahal banyak juga lho kata-kata gombal yang sebenarnya mendung makna mendalam. Seperti kata-kata gombal bermakna berikut ini.

26. “Aku pancen lelah, tapi aku janji ora bakal nyerah nggo nyanding sliramu.”

(Aku memang lelah, tapi aku janji tidak akan menyerah untuk bersanding denganmu)

27.”Percuma nek pacaran akhire balik kanan bubar jalan. Mending konconan, langkah tegap maju ke pelaminan.”

(Percuma kalau pacaran akhirnya balik kanan bubar jalan. Lebih baik berteman, langkah tegap maju ke pelaminan)

28. “Mergo sing gawene ngekeki coklat bakale kalah karo sing ngekeki seperangkat alat sholat.”

(Karena yang kerjaannya memberi coklat akan kalah sama yang memberi seperangkat alat sholat)

29. “Dalan lurus akeh jeglongan, menggok sithik nemu tikungan. Yen wis cinta kudu bertahan, ben gak ngrasakke kelangan.”

(Jalan lurus banyak berlubang, belok sedikit ada tikungan. Kalau sudah cinta harus bertahan, agar tak merasakan kehilangan)

30. “Tuku buku ning Suroboyo, penak ro aku kok milih wong liyo.”

(Beli buku di Surabaya, enak sama aku kok milih sama orang lain)

31. “Mbangun kromo ingkang satuhu, boten cekap bilih ngagem sepisan roso katresnan. Hananging butuh pirang pirang katresnan lumeber ning pasangan uripmu siji kui”

(Pernikahan yang sukses tidak membutuhkan sekali jatuh cinta, tetapi berkali kali jatih cinta pada orang yang sama)

32. “Sabarku lagi wae bar tak paketke full service. Dadine masalah opo wae aman.”

(Sabarku baru saja ku paketkan full service. Jadi masalah apa saja aman)

33. “Nek pancen tresno kui kudu dijogo, ora malah keno godo karo wong liyo.”

(Kalau memang cinta harus dijaga, bukan malah termakan godaan orang lain)

34. “Nek koe tenanan tresno, Ojo koe nggawe eluh banyu motone, Ojo nyakiti atine, Ojo nggawe atine loro.”

(Jika kamu benar-benar cinta padanya, Jangan hiasi matanya dengan air mata, telinganya dengan dusta, hatinya dengan luka)

35. “Mending sing humoris tapi manis ketimbang sok romantis tpi akhire tragis.”

(Lebih baik yang humoris tapi manis, daripada sok romantis tapi berakhir tragis)

36. “Ora kepingin sing sempurna nggo dampingi uripku, mung butuh wong sing ikhlas nrima lan nglengkapi kekuranganku.”

(Tidak ingin mendapat yang sempurna untuk mendampingi hidup, cuma butuh orang yang ikhlas meneriman dan melengkapi kekuranganku)

37. “Obat sing pait wae iso nggawe mari, mosok kowe sing manis iso gawe loro?”

(Obat yang pahit saja bisa bikin sembuh, masa kamu yang manis bisa bikin sakit)

38. “Kowe berjuang mati-matian, tapi sing mbok perjuangke ora nyadar blas? Muliho, uripmu kakean atraksi.”

(Kamu berjuang mati-matian, tapi yang kamu perjuangkan tidak sadar sama sekali? Pulanglah, hidupmu terlalu banyak gaya)

39. “Sing lanang wis berjuang, sing wedok malah dolanan. Sing wedok wis kadung sayang, sing lanang malah ngilang.”

(Yang laki-laki sudah berjuang, yang perempuan malah mainan. Yang perempuan sudah terlanjur sayang, yang laki-laki malah menghilang)

40. “Omah-omah iku urusan abot, ora gur masalah nang KUA utawa nyewo tukang rias. Omah-omah iku gawe sak lawase.”

(Berumah tangga itu urusan yang berat. Bukan cuma tentang KUA atau sewa tukang rias pengantin)

reporter: mgg/Deta Jauda


Sumber:Brilio.net

Topic:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

Just For You